Sabtu, 20 Juni 2015

Ruqyah Syar'iyyah Ustadz Usman Cirebon Indramayu


Jika Anda ingin ruqyah di daerah Indramayu, datanglah ke Ustadz Usman.

Tempat ruqyahnya ada di Sleman, Jatibarang - Indramayu. Berada di depan studio radio El Shanda, kurang lebih 200 m dari Masjid Tambi.

Atau Anda bisa menelepon langsung ke:

0821 - 2957 - 5711 (Simpati)
0877 - 2718 - 4055 (XL)
 

Mengapa?

Karena beliau melakukan ruqyah syar'i.

Yakni sesuai dengan tuntunan dari Nabi SAW. Ruqyah Syar'iyah dilakukan dengan membacakan ayat-ayat al Quran dan doa-doa matsur.

Dibaca dengan tartil...

Selain itu dibacakan juga doa-doa ruqyah.

Ruqyah Syar'iyyah Indramayu Cirebon

Peruqyah Batil Lebih Mudah Ditemukan


Anda harus tahu:

Rasulalloh melarang sekaligus membolehkan ruqyah.

Yang dilarang adalah ruqyah yang mengandung kesyirikan; menyekutukan Allah, meminta bantuan kepada jin.

Yang dibolehkan...

...adalah ruqyah syar'iyyah. Yaitu ruqyah dengan membacakan ayat-ayat al Quran dan doa-doa.

Sayangnya di negeri ini masih banyak ditemui para peruqyah syirkiyyah. Mereka biasanya dikenal sebagai:

Dukun
Paranormal
Orang pintar
Indigo

Bahkan sebagian bergelar ustadz atau kyai.

Semua itu tidak menjamin bahwa ruqyah yang dilakukannya merupakan ruqyah syar'i.

Kami sendiri pernah mengalami ruqyah syirkiyah.

Waktu itu salah satu anggota keluarga ada yang mengalami gangguan jin. Ia memang pernah mempelajari ilmu kanuragan atau tenaga dalam.

Lama-kelamaan ia menyadari bahwa ilmu yang dipelajarinya batil.

Batil karena sesungguhnya bersekutu dengan jin. Cara mendapatkannya-pun batil. Ia merapal ayat al Quran dicampur dengan bacaan lain.

Atau cara membacanya dibolak-balik.

Misalnya: ketika membaca alfatihah ada ayat yang berbunyi "Maaliki yaumidin."

Namun gurunya mengajarkan harus membacanya dengan, "Malika, maliku, maliki yaumidin." Ia mengubah ayat tersebut.


Diruqyah Dengan Jin

Di kemudian hari ia ingin diruqyah. Alasannya karena ibadahnya merasa terganggu.

Ketika diruqyah, ternyata bukan bacaan al Quran yang diperdengarkan. Melainkan peruqyah menggunakan medium.

Waktu itu mediumnya adalah seorang anak kecil.

Anak  kecil tersebut sengaja dirasuki jin. Lalu, sang peruqyah meminta jin tersebut untuk mengeluarkan jin yang ada pada saudara saya.

Hasilnya...?

Tidak ada perubahan sama sekali.

Nah, 

Yang ingin saya tekankan di sini adalah bahwa banyak dari kita berniat untuk menyembuhkan berbagai gangguan penyakit dengan pengobatan ruqyah, tetapi...

...justru jatuh ke lembah syirik, yang justru merupakan dosa besar.


Ruqyah Syar'iyah VS Ruqyah Batil/Syirkiyyah


Sebelum melakukan ruqyah, atau pergi ke peruqyah, sebaiknya kita mengetahui dahulu cara membedakan peruqyah syar'iyyah dan peruqyah syirkiyyah.

Untuk itu kenali dahulu ciri-cirinya.


Ciri-Ciri Ruqyah Syar'iyyah


Cara mengetahuinya relatif sangat mudah.

  • Peruqyah tidak mengetahui alam jin kecuali dari berita yang dibawa Nabi (al Quran dan hadits)
  • Peruqyah tidak bisa melihat jin.
  • Ruqyah dilakukan dengan membacakan ayat-ayat al Quran dan doa 
  • Pembacaan tersebut dibaca secara tartil.
  • Tidak disertai dengan penggunaan cara lain, misalnya tenaga dalam, jin, medium, sesajin atau syarat.
  • Peruqyah tidak memberikan jimat kepada pasien.
  • Peruqyah tidak meminta mahar tertentu. 
  • Peruqyah tidak memberikan amalan tertentu, kecuali bacaan dzikir sesuai bimbingan Nabi. Contoh dzikir yang dianjurkan, "La Illaha Illallah. wahdahu laa syarikalah. Lahul mulku walahul hamdu wa hua 'ala kulli syain qadiir." 

Intinya:

Saat ruqyah hanya dibacakan doa dan ayat suci al Quran.

Kini setelah mengenali ciri-ciri ruqyah syar'iyyah, ada baiknya kita memahami juga ciri ruqyah yang dilarang.

Hal ini guna menghindarkan kita dari kesalahan.


Ciri-Ciri Ruqyah Batil

Sekarang ini banyak prakterk perdukunan yang menggunakan istilah ruqyah.

Sehingga masyarakat bingung mana ruqyah syar'iyyah mana yang tidak.

Perdukunan membahayakan akidah. Dalam satu hadits dikatakan,

“Siapa saja yang mendatangi dukun atau peramal maka tidak diterima shalatnya 40 hari.”

Ruqyah batil kadang-kadang tersamarkan karena mereka kadang-kadang mencampuradukan antara bacaan Quran dengan lainnya.

Sehingga menimbulkan kesan bahwa Islami.

Apa saja ciri ruqyah batil?

Berikut ini beberapa cirinya.
  • Meminta mahar (sejumlah uang)
  • Menanyakan nama orang tua pasien; nama ibu atau ayahnya.
  • Menanyakan tanggal atau hari lahir.
  • Menggunakan orang lain sebagai medium jin.
  • Meminta suatu persembahan (sesajen) tertentu.
  • Menggunakan mantra yang tidak jelas.
  • Mengaku mampu melihat makhluk asing (misalnya jin)
  • Menuliskan mantra atau jampi-jampi lalu meminta pasien agar memasangnya di rumah atau dipendam di tempat tertentu.
  • Menuliskan mantra pada mangkok, dihapus dengan air lalu meminta pasien meminumnya. 
  • Meminta barang milik pasien (misalya pakaian).

 

Apa Saja Yang Dilakukan Peruqyah Palsu?

 Mengapa peruqyah yang tidak syar'i terkesan tetap digandrungi masyarakat?

Itu karena orang yang sakit biasanya berusaha dengan segala upaya agar mendapatkan kesembuhan. Apapun caranya.

Termasuk menggunakan pengobatan yang dilarang oleh agama. Misalnya sihir dan perdukunan.

Berikut ini dijelaskan beberapa yang dilakukan oleh para dukun, baik yang tradisional maupun yang modern.


Berjualan Jimat

  1. Jimat. Ini sangat lumrah di kalangan mereka, misalnya dengan jimat pada cincin, keris, kain putih, kertas, batu akik, akar kayu, dan lain sebagainya.
  2. Menjual Penglaris. Mereka mengaku bisa membuat laris dagangan. Sehingga banyak pedagang yang tergoda menggunakannya. Penglaris tersebut diletakan di atas pintu atau atap tempat berdagang. 
  3. Pengasihan. Mereka juga mengaku dapat membuat luluh hati orang. Misalnya bagaimana agar orang lain suka. Atau menjadikn orang lain menjadi penurut atas semua kehendak si pasien.
  4. Pagar Ghaib. Para dukun mengklaim bisa memberikan penjagaan terhadap rumah. Misalnya dari kebakaran atau pencurian. Pasien diminta untuk memasang jimat pada rumah (pintu) atau dengan memendam sesuatu (misalnya rajah dari telur angsa). 
Semua hal tersebut merupakan kebatilan. Karena sesungguhnya mereka bersekutu dengan jin atau syetan.

Hampir semua orang yang pernah melakukan hal di atas, akhirnya ketika diruqyah syar'iyyah mengetahui bahwa azimat tersebut hanya mengundang dan mengikat jin.

Pada akhirnya  jimat-jimat tersebut bukan membantu, melainkan menganggu kehidupan mereka.


Mengajarkan "Kesaktian"

Apapun bentuk kesaktian yang mereka klaim, semua itu batil. Karena sesungguhnya ada campur tangan jin.
  1. Ajian. Ini sangat umum. Mereka mengajarkan misalnya ajian brajamusti, lembu sekilan, semar mesem, jarang goyang...
  2. Kekebalan. Ilmu kekebalan masih banyak dicari oleh sebagian masyarakat. Yaitu kebal dari senjata tajam. 
  3. Trawangan dan Meraga Sukma. Sejenis kemampuan untuk melihat seseorang dari jarak jauh, melihat alam jin, atau keluar dari tubuh kasarnya. 
Penulis pernah belajar ketiga-tiganya.

Akan tetapi sehebat apapun ilmu batil, pasti hancur dihadapan ayat suci al Quran. Walau hanya sekedar dibacakan bismillah dengan keyakinan, kesaktian-kesaktian tersebut hancur lebur.


Pasang Susuk

 Pasang susuk dimaksudkan untuk berbagai hal. Ada yang untuk membuat seolah-olah cantik menarik, ada pula yang digunakan untuk kesaktian.

Ketika memasang susuk, hakikatnya memasukan sihir ke dalam tubuh.


Memasukan Sihir

Para dukun, yang tradisional maupun yang modern, memasukan sihir ke tubuh pasien dengan berbagai cara.

Misalnya...

  1. Ijazah
  2. Pengisian khodam
  3. Menuliskan rajah pada tubuh
  4. Memberikan air minum dengan jampi-jampi
  5. Mengadakan bait
  6. Pembukaan aura
  7. Membangkitkan kundalini
  8. Transfer tenaga dalam
  9. Tenaga prana, energi murni, dan sejenisnya

Untuk menjauhkan manusia dari agama yang benar, mereka mengatakan bahwa:

"Ini hanya digunakan untuk pengobatan."

"Ini ilmu putih, bukan ilmu hitam."

"Tidak hubungannya dengan magis."

"Tidak ada campur tangan jin."

"Ini hanya digunakan untuk kebaikan dan menolong orang, menyembuhkan penyakit, menjaga kesehatan..."

Dengan mengemukakan manfaat-manfaat tersebut akhirnya banyak orang yang tertarik.

Padahal:

....sisi mudharatnya jauh lebih besar daripada manfaatnya....


Cukuplah Dengan Al Quran


Ustadz Usman sering mengatakan, "Cukuplah dengan al Quran." Termasuk untuk pengobatan.

Anda harus tahu:

Pengobatan dengan al Quran ini tidak sebatas untuk gangguan jin saja. Melainkan juga untuk semua penyakit.

Beliau pernah mengobati:

Patah tulang
Jantung koroner
Stroke
Kanker

..dan memang sembuh.

Jangan terjebak terhadap pola pikir bahwa ruqyah itu sekedar pengobatan sihir, kesurupan, ataupun gangguan makluk halus. Bukan sekedar itu...

Al Quran itu mengandung obat.

Baik obat jasmani maupun rohani. Bacalah ayat di bawah ini.

“Katakanlah: ‘Al-Qur`an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al-Qur`an itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) orang-orang yang dipanggil dari tempat yang jauh’.” (QS. Fushshilat: 44)


Al Quran Sebagai Obat Penyakit Jasmani

Pendapat ini semakin ditegaskan Syaikhul Islam Ibnul Qayyim rahimahullahu dalam kitabnya Zadul Ma’ad:

"Al-Qur`an adalah penyembuh yang sempurna dari seluruh penyakit hati dan jasmani, demikian pula penyakit dunia dan akhirat.

"Dan tidaklah setiap orang diberi keahlian dan taufiq untuk menjadikannya sebagai obat.

"Jika seorang yang sakit konsisten berobat dengannya dan meletakkan pada sakitnya dengan penuh kejujuran dan keimanan, penerimaan yang sempurna, keyakinan yang kokoh, dan menyempurnakan syaratnya, niscaya penyakit apapun tidak akan mampu menghadapinya selama-lamanya.

"Bagaimana mungkin penyakit tersebut mampu menghadapi firman Dzat yang memiliki langit dan bumi.

"Jika diturunkan kepada gunung, maka ia akan menghancurkannya. Atau diturunkan kepada bumi, maka ia akan membelahnya.

"Maka tidak satu pun jenis penyakit, baik penyakit hati maupun jasmani, melainkan dalam Al-Qur`an ada cara yang membimbing kepada obat dan sebab (kesembuhan) nya.” (Zadul Ma’ad, 4/287)


Saksi Hidup Sembuh Dari Penyakit Jasmani

Ustadz Usman beberapa kali mengobati pasien yang mengalami penyakit jasmani. Penyakit yang dapat dikatakan kronis karena dokter menyarangkan operasi atau kemoterapi.

Mereka adalah saksi hidup bagaimana al Quran adalah penawar terhadap penyakit.

Yang diperlukan pasien adalah keyakinan, ketawakalan, dan kesabaran.

Dengan tiga hal tersebut insyaallah akan diberikan kesembuhan oleh Allah azza wa jalla.



 Jika Anda kurang paham, silakan konsultasikan kepada beliau.

0821 - 2957 - 5711 (Simpati)
0877 - 2718 - 4055 (XL)